Tips Membangun Kepercayaan Diri

0

Jakarta, Bacadulu.News – Saat sekolah dan kuliah, saya seorang pemalu, pendiam, dan tidak percaya diri. Tak heran, saya sering diam dalam diskusi kelompok.

Sekalipun terpaksa harus melakukan presentasi, badan saya gemetar, keringat bercucuran padahal ruangan ber-AC, suara saya terbata-bata, wajah tegang, dan pikiran saya sering blank.

Hal yang sama tejadi pada aspek lain. Malu bertemu wanita yang taksir dan grogi berada di orang-orang yang baru saya kenal. Berikut beberapa tips dari Tim Bacadulu untuk membangkitkan rasa percaya diri teman-teman.

Kenali pikiran negatif Anda.

Pikiran negatif biasanya berwujud dalam kalimat “aku tidak bisa”, “aku pasti gagal”, “tidak ada yang mau mendengarkan apa yang ingin kukatakan”. Suara-suara ini pesimis, tidak membantu, dan akan menghalangi Anda untuk memiliki harga diri yang tinggi dan rasa percaya diri yang besar.

Gantilah pikiran negatif dengan pikiran positif.

Jika Anda sadar bahwa Anda berpikir negatif, alihkan ke pikiran yang positif. Mungkin di sini Anda membutuhkan afirmasi positif,[5] seperti “akan kucoba”, “aku bisa berhasil jika mau berusaha”, atau “orang-orang pasti mau mendengarkan aku”. Setiap hari, mulailah memikirkan beberapa hal positif.

Perbaiki penampilan

Terkadang, rasa kurang diri disebabkan oleh penampilan. Oleh karena itu, untuk membangun rasa percaya diri Anda, perbaiki penampilan Anda.

Sebagai contoh, jika Anda seorang laki-laki yang hendak bertemu wanita, tata rambut Anda dengan rapi, misalnya dengan menggunakan jelly. Jika diperlukan, pergi ke salon untuk mencukur atau merapikan rambut Anda.

Tidak hanya berhenti di rambut. Anda bisa juga mewangikan tubuh Anda dengan menggunakan deodoran atau parfum. Selain itu, gunakan juga baju yang rapi dan pakai ikat pinggang agar celana Anda tidak kedodoran.

Miliki jaringan pendukung yang positif.

Dekatkan diri kepada orang-orang tercinta agar Anda tetap gembira, seperti keluarga atau teman-teman. Selain itu, jauhilah orang-orang atau hal-hal yang membuat perasaan Anda tidak baik

1. Orang yang Anda sebut sebagai teman bisa saja membuat perasaan Anda tidak baik jika dia sering mengatakan hal negatif atau mengkritik Anda.

2. Bahkan, keluarga yang sebenarnya berniat baik juga bisa menghilangkan kepercayaan diri jika mereka terus memaksakan pendapat tentang apa yang ‰ÛÏharus‰Û Anda lakukan.

3. Saat Anda membangun sikap positif dan berusaha mencapai tujuan, orang-orang yang negatif ini akan semakin jelas terlihat. Batasi kontak dengan mereka sebisa mungkin saat Anda berusaha membangun kepercayaan diri.

4. Di antara orang-orang yang mengisi hidup Anda, pikirkan siapa saja yang benar-benar bisa membuat Anda merasa hebat. Buatlah rencana untuk melewatkan waktu dengan orang-orang yang selalu mendukung dan menyemangati Anda.

Kenali bakat Anda.

Setiap orang mempunyai keahlian, jadi carilah apa yang mampu Anda lakukan dengan baik, lalu berfokuslah pada bakatåÊAnda. Anda boleh merasa bangga. Ekspresikan diri AndaåÊmelalui seni, musik, menulis, atau menari. Temukan apa yang Anda sukai lalu kembangkan bakat yang sesuai dengan minat Anda tersebut.

1. Memiliki berbagai minat atau hobi dalam hidup tidak hanya membuat Anda lebih percaya diri, tetapi juga memperbesar peluang Anda untuk bertemu teman-teman yang cocok.

2. Mengikuti minat tidak hanya dapat memberikan efek terapeutik, tetapi juga akan membuat Anda merasa unik dan berhasil, dan semua ini bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Banggalah kepada diri sendiri.

Anda tidak cuma harus bangga dengan bakat atau keahlian, tetapi juga harus memperhatikan semua hal yang membuat kepribadian Anda istimewa. Misalnya, rasa humor, kasih sayang, keahlian mendengarkan, atau kemampuan mengatasi stres. Anda mungkin tidak menyadari bahwa kepribadian Anda layak dikagumi, tetapi jika digali lebih dalam, Anda akan menyadari bahwa Anda punya begitu banyak kualitas mengagumkan. Fokuskan perhatian Anda pada kualitas tersebut dengan mencatatnya.

Anda sering gugup saat presentasi? Stres menghadapi wawancara kerja? Percaya atau tidak, kuncinya terletak di persiapan.

Penyebab utama ketidakpercayadirian saya saat melakukan presentasi adalah kurangnya persiapan.

Mengapa? Karena saya sering membuat presentasi satu malam sebelum presentasi dilakukan.

Seperti apa persiapannya? Katakanlah saya akan mempresentasikan materi tentang content marketing minggu depan. Persiapan yang akan saya lakukan adalah:

– Meriset referensi online tentang content marketing. Ini meliputi statistik, prinsip, teknik, dan studi kasus content marketing

– Melakukan curah ide (brainstorming) untuk materi yang akan saya bawakan dengan menggunakan teknik Mind Map

– Membuat slide presentasi dan menyelesaikannya dua hari sebelum pelaksanaan

– Latihan presentasi minimal 3 kali

– Menonton video Youtube dari beberapa pembicara favorit saya,

– Memvisualisasikan ketika saya melakukan presentasi tersebut. Saya juga membayangkan bagaimana saya menyampaikan presentasi dan respons peserta

Terapkan teknik ‰ÛÏJika-Maka‰Û

Teknik ‰ÛÏJika-Maka‰Û ini sederhana, namun hasilnya sangat efektif. Mengapa? Karena Anda mempersiapkan sesuatu bila situasi dan kondisi tidak sesuai yang Anda harapkan, sebaik apa pun Anda melakukan persiapan.

Sebagai contoh, jika Anda akan bertemu teman kencan Anda untuk kali pertama, penerapan teknik ‰ÛÏJika-Maka‰Û antara lain:

– Jika saya gugup saat bertemu si dia, maka saya akan ke toilet sebentar untuk menenangkan diri

– Jika si dia sibuk dengan telepon genggamnya, maka saya akan memancingnya dengan pembicaraan ringan

– Jika si dia berbicara tentang topik yang saya tidak ketahui, maka saya akan menjadi pendengar yang baik

Dengan menerapkan teknik ‰ÛÏJika-Maka‰Û, Anda akan tahu tindakan yang mesti dilakukan jika sesuatu terjadi tidak sesuai harapan Anda. Dengan kata lain, Anda tidak akan blank.

Tetapkan sasaran kecil untuk meraih sasaran besar

Anda menetapkan sasaran besar? Itu tidak salah.

Mungkin setiap orang berbeda, tetapkan sasaran kecil terlebih dahulu sebelum meraih sasaran besar. SetelahåÊmeraih sasaran kecil, åÊpercaya diri meraih sasaran besar.

Sebagai contoh, orang jarang berolahraga. Jika åÊmenetapkan sasaran berlari 30 menit sebanyak 3x dalam seminggu,maka akan ‰ÛÏlumpuh‰Û sebelum bertindak. Banyak alasan yang akan menghindarkan saya dari meraih sasaran tersebut.

Solusinya adalah saya menetapkan sasaran push up satu kali setiap hariåÊdan meraihnya. Setelah saya berhasil melakukan push up setiap hari, saya meningkatkannya dengan jalan kaki 5.000 langkah dalam seminggu.

Kesuksesan kecil tersebut memberikan motivasi dan menaikkan rasa percaya diri saya dalam meraih sasaran berlari 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. (red/RA)

åÊ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here