Selain sebagai founder Rumah Millennials, Taufan Teguh Akbari adalah seorang Pendidik, Coach untuk anak muda & Public Speaker. Saat ini, Taufan bekerja sebagai dosen tetap pada The London School of Public Relations Jakarta.

Taufan memiliki ketertarikan yang besar terhadap bidang organisasi komunikasi, studi komunikasi interpersonal, media dan kepemimpinan. Mungkin ini salah satu alasannya kenapa Taufan menginisiasi berdirinya Rumah Millennials.

Kali ini tim Bacadulu.News berkesempatan dapat berbincang dengan Taufan mengenai Rumah Millennials.

Apa alasan mendirikan Rumah Millennials?

“Oke, yang pertama itu momentum dimana sekarang anak muda sudah mulai sadar tentang perannya dalam membuat perubahan di lingkungan mereka, mereka berkarya lewat banyak hal organisasi, gerakan dan lain-lain yang sifatnya positif, tapi kalo itu didiamkan berjalan sendiri tentunya akan padam dengan sendirinya. Nah, salah satu filosofi rumah millennials adalah menggelorakan semangat optimisme dan positif di antara anak muda yang punya karya.

Jadi teman-teman yang berdaya itu punya karya, dan tentu saja karya yang memiliki makna dan bermanfaat untuk banyak orang. Nah, seperti satu ekosistem anak muda yang bicara tentang kepositifan, yang optimis tidak bicara tentang kenegatifan dan dengan idialismenya sendiri mereka membuat karya dan tentu sayang sekali bila berjalan sendiri-sendiri.

Filosofi rumah adalah tempat dimana anak muda bisa bertemu dengan saudara, saudara apa? Saudara satu karya saudara dengan mimpi yang sama yaitu untuk Indonesia lebih baik. Nah, atas dasar itu pelan-pelan saya membuat event-event seperti ini tujuannya untuk networking agar kita bisa bertemu, bercengkrama menyambungkan anak muda yang punya sesuatu di masyarakat.” jelas Taufan.

Tujuan utama Rumah Millennials?

Yang pertama ingin merubah persepsi masyarakat tentang generasi millennials itu sendiri, rumah millenials ingin mengimbangi berita positif tentang rumah millennials, karena kebanyakan media hanya berbicara tentang sisi negatifnya saja, sisi positifnya itu tenggelam. Dengan M-Talks ini kita mengajak generasi muda untuk bersama-sama membahas konten-konten yang positif agar dapat mengimbangi berita tentang millennials itu sendiri.

Apa saja program rutin Rumah Millennials?

M-Talks, MDO (Millennials Development Outbound), untuk ke depan kita punya Digital Campaign dan yang paling besar yaitu Summit festival di tahun 2020 mendatang.

Pesan dan harapan untuk generasi muda Millennials?

Yang pertama kita bangun dari mimpi, kata sebagian orang millennials itu kepengen eksis. Tetapi bagaimana caranya kita eksis bukan dengan sensasi melainkan dengan karya. Karena saya pernah baca, ada kata-kata yang cukup bagus dan memotivasi yaitu ” mau eksis itu dengan karya bukan dengan sensasi ” dan saya rasa benar.

Jadi, harapannya rumah millennials berikut dengan event-eventnya dapat menularkan kebaikan-kebaikan sehingga pelan-pelan persepsi anak muda yang tadinya negatif menjadi positif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here