Pekerjaan yang menumpuk dan dikejar deadline memang bikin kita mau nggak mau harus lembur. Namun, menurut studi dari Institute for Employment Studies tahun 2017, bekerja lembur lebih dari 55 jam per minggu akan menyebabkan dampak negatif terhadap karyawan. Oleh karena itu, hindari lembur jika nggak mau terkena dampak di bawah ini.

Penyakit

Menurut Professor Mika Kivimaki dari the Department of Epidemiology di University College, London, bekerja lembur akan mengakibatkan penyakit serius. Misalnya, serangan jantung, stroke, dan penyempitan pembuluh darah. Wah, jika kita terpaksa atau dipaksa bekerja lembur, lebih baik mencari pekerjaan lain yang lebih manusiawi.

Emosi Memuncak

Tekanan dikejar deadline saat bekerja lembur akan membuat emosi kita tak terkendali. Nggak hanya itu, bekerja lembur akan merusak kehidupan pribadi kita. Misalnya, menjadi sering mengeluh, mudah baperan, gampang menangis, sampai suka marah-marah.

Kesepian

Bekerja lembur akan membuat kita jauh dari keluarga dan sahabat. Soalnya, kita nggak mempunyai waktu untuk berinteraksi dengan mereka. Media sosial mungkin bisa menjadi perantara kita dengan mereka. Namun, nggak ada yang lebih baik selain berinteraksi dan mengobrol langsung, kan? Selain itu, kita akan menjadi orang yang kurang update dengan kondisi di luar kantor.

 

Hartika Arbiyanti

Foto: Pixabay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here