Quicksilver Resmi Akusisi Billabong

0

Quicksilver mengakuisisi rival mereka Billabong perusahaan selancar Australia dengan harga 155 juta dolar AS. Selama ini Billabong menjual pakaian dan pernak-pernik selancar. Perusahaan ini juga kerap jadi sponsor utama berbagai kompetisi selancar internasional.

Billabong memang sedang mengalami masalah, dan ini merupakan napas baru setelah dalam lima tahun terakhir hanya mencetak satu kali laba, demikian dilansir BBC. Pada tahun 2017, Billabong merugi hingga 58 juta dolar AS, dan kerugian itu lebih besar tiga kali lipat dibanding tahun 2016.

Terseok-seok, pada 2013 Billabong harus bersusah payah mempertahankan bisnis dengan menghapus buku beberapa merek mereka hingga mendevaluasi nilai merek mereka hingga nol. Neil Fiske, CEO Billabong mengatakan, “Merek-merek Billabong terbilang kuat untuk produk-produk yang otentik dan bernuansa budaya. Ia yakin, kualitas itu tidak mudah dijaga namun akan ada hal baru yang bisa Billabong tampilkan.”

Quicksilver yang telah berganti nama menjadi Boardriders tetap menjual produk-produk olah raga selancar di bawah nama lama mereka.

Perusahaan itu dimiliki perusahaan manajemen aset privat yang berbasis di AS, Oaktree Capital Management yang sebenarnya juga sudah menjadi investor di Billabong. Boardriders menyatakan kedua perusahaan yang juga menjual perlengkapan olah raga ski dan skateboard ini secara gabungan memiliki 630 toko di 28 negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here