Maya Angelou Perempuan Inspirational dalam Berpuisi dan Mengarang Buku

0
Foto: the7triggers.com

 

“Aku belajar bahwa orang akan melupakan apa yang Anda katakan, orang akan melupakan apa yang Anda lakukan, tapi orang tidak akan pernah melupakan bagaimana Anda membuat mereka bahagia.”

Siapa yang tidak mengetahui Dr. Maya Angelou yang pada hari ini  hadir di halaman utama Google, Rabu 4 April 2018 ini. Ia adalah seorang perempuan kulit hitam asal Amerika Serikat penulis cerita, penyair, penulis memoar, hingga aktivis. Google merayakan hari kelahirannya yang ke-90 yang jatuh tepat hari ini. apabila anda mengklik gambarnya, terdengar puisi indah berjudul “Still I Rise”. Tak main-main, puisi itu disampikan sejumlah orang terkenal seperti Alicia Keys, America Ferrera, Martina McBride, Guy Johnson, Laverne Cox, dan Oprah Winfrey. Tak hanya itu, tentu saja rekaman asli suara Maya Angelou sendiri.

Kata-katanya yang indah selalu dikenang banyak orang. Dalam kehidupan yang kaya dengan pengalaman Dr. Maya Angelou telah menyentuh kehidupan jutaan orang di seluruh dunia melalui ajarannya, tulisannya, suaranya, dan tindakannya.

Maya Angelou terlahir dengan nama Marguerite Annie Johnson di St. Louis Missouri, Amerika Serikat, 4 April 1928. Ia wafat pada umur 84 tahun di Winston Salem, Carolina Utara, Amerika Serikat, tepatnya pada 86 tahun. Sewaktu kesil Maya Angelou merupakan korban dari kekerasan seksual yang membuat nya terbisu selama 5 tahun. Selama tahun-tahun itu, buku dan puisi menjadi sahabatnya. Ia kemudian menemukan suaranya lagi dan memulai perjalanan intelektual dan kreatif meski banyak yang menilainya menentang arus.

Buku pertama yang ditulis olehnya adalah, “I Know Why the Caged Bird Sings” atau “Aku Tahu Mengapa Burung Sangkar Bernyanyi” lahir pada tahun 1969 dan menuai sukses besar. Karya itu membuatnya semakin bersemangat sebagai penulis. Enam karya autobiografi lainnya kemudian ditulisnya selain buku puisi, sastra anak-anak, dan nonfiksi termasuk buku masak.

Melalui karya-karyanya, Dr. Angelou memberikan suara kepada jutaan orang. Dia memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender. Angelou mendefinisikan kembali keindahan kulit hitam dan tradisi lisan Afrika-Amerika yang terkenal. Dia mendukung perang dan berkampanye untuk perdamaian universal.

Maya Angelou juga penerima banyak penghargaan selama hidupnya. Dia menjadi penyair pertama yang membuat resitasi pelantikan dalam tiga dekade ketika Bill Clinton menjadi Presiden pada tahun 1992. Pengaruh besar pada budaya populer juga dirasakan melalui sejumlah nominasi penghargaan, penghargaan publik, dan lebih dari 50 gelar kehormatan lainnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here