Jomblo Terlalu Lama Mengakibatkan Keturunannya Autis

0

Jakarta, Bacadulu.News – Kita sering melihat tingkah laku anak-anak, entah itu agresif, pemalu, bahkan autis. Tapi dari situlah kepolosan anak-anak terlihat. Hingga dewasa, sifat mereka mungkin mulai berubah. Dari pemalu hingga pemberani, dari yang agresif jadi agak kalem seidkit.

Tapi tahukah kamu kalau anak yang autis, memiliki ayah yang menikah dengan umur yang tua?

Dilansir dari Menshealth, Senin (4/9/2017), laporan sebuah studi menunjukkan bahwa pria yang baru memiliki anak di usia 30-an menurunkan sekira 55 mutasi genetik ke keturunannya. Setiap setahun pertambahan usia pria, jumlah mutasi tersebut bertambah dua.

 

Artinya apa? Risiko pria menurunkan mutasi genetik bermasalah bertambah. Meski tidak semuanya, beberapa akan memicu kesulitan pasangan wanita untuk mengandung.

 

Risiko melahirkan anak dengan autisme, contohnya, akan meningkat ketika pria telah mencapai usia 40 tahun. Risiko ini akan meningkat dari 1 dari 1.000 kelahiran menjadi 1 dari 174 kelahiran.

 

Risiko-risiko tersebut semakin dikhawatirkan karena di hampir seluruh dunia banyak pria menunda pernikahan dan memiliki anak.

 

Anak perempuan dengan ayah yang lebih tua yang disurvei, tidak mendapat nilai tinggi secara signifikan pada indeks geek. Magdalena Janecka, rekan penulis studi ini dan rekan di Pusat Penelitian dan Pengobatan Seaver untuk Penelitian dan Pengobatan di Gunung Sinai, mengatakan bahwa hal ini dapat terjadi dengan cara penelitian tersebut mendefinisikan geekiness: Mungkin tidak ada yang menangkap karakteristik autismeåÊdari Ibu. Ibu juga mungkin memiliki kualitas biologis yang menolak sifat ini, katanya.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa usia lanjut ayah dapat menyebabkan risiko penyakit jiwa yang lebih tinggi, lebih tinggi, seperti autisme dan skizofrenia, pada keturunannya.

“Penting untuk menambahkan sesuatu yang positif pada hal itu dan membuat ayah yang lebih tua tidak merasa bersalah tentang bagaimana anak-anak mereka melakukannya dalam kehidupan.” katanya.

 

Data dari Stanford University pada hampir 170 juta kelahiran dari tahun 1972 sampai 2015 menunjukkan bahwa rata-rata usia ayah dari anak pertama yang baru dilahirkan di Amerika Serikat adalah 30,9 tahun. Sementara pada tahun 1972 rata-rata usia ayah pertama adalah 27,4 tahun.

 

Tren tersebut juga ditemukan di Jerman dengan pertambahan usia ayah pertama dari 31,3 ke 33,1 pada tahun 1990-an. Di Inggris, data 2003 menunjukkan bahwa 40 persen kelahiran di seluruh negara tersebut dihasilkan dari pasangan dengan ayah berusia 35 tahun ke atas. (red/RA)

åÊ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here