Jamaah di Samarinda Gugat Mitra Darmiah Abu Tours

0
Foto: Pixabay

Sejumlah Jamaah Mitra Darmiah Abu Tours cabang Samarinda melakukan pelaporan ke Polresta Samarinda diterima penyidik Reskrim pada tanggal 2 April 2018 di Polresta Samarinda.

Hal ini dikarenakan jamaah sampai detik ini yang sudah membayar dengan jadwal yang tidak jelas lagi dari Agen Mitra Darmiah Abu Tours pemberangkat Januari 2018 – 2020.

Belum lagi dengan ditutupnya kantor pusat Abu Tours dan ditahannya pemilik Abu Tour di kantor pusat yaitu Sulawesi Selatan dan sudah menjadi kasus nasional karena dugaan pengelepan dan penipuan terhadap 86.000 calon jamaah dengan jumlah Rp 1.8 trilyun.

“Kami calon jamaah Mitra Darmiah abu tours travel yg harusnya berangkat umroh pada bulan Januari, Februari, Maret dan harusnya sudah terjadwal berangkat tapi sampai saat ini kami belum diberangkatkan.” ujar Ibu Budiarti.

“Kami jamaah tidak mendaftar ke Abu Tour pusat, tapi kami mendaftar di mitra Darmiah Abu Tours travel, adapun kami juga tidak mengetahui apa kami ini benar-benar terdaftar di Abu Tours pusat atau tidak karena yg diketahui penjualan paket umroh di Abu Tour itu dalam bentuk seat kosong (kami tidak paham dengan seat kosong tersebut). Kami daftar sudah dari tahun 2017 dan ada yg langsung lunas, hargapun bervariatif dari Rp. 14.000.000 sampai dengan 23.000.000, ini semua termasuk paket umroh promo.” tambahnya.

Sampai saat ini jamaah masih diminta oleh managemen Mitra Darmiah Abu Tours untuk bersabar karena akan diberangkatkan tanpa kejelasan.

Perwakilan jamaah kemudian melanjutkan Audensi ke DPRD Samarinda dan diterima komisi I Bapak Suparno.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here