HIPMI Jakarta Utara Dorong Pariwisata sebagai Potensi Ekonomi yang Menjanjikan

0

Wilayah Jakarta Utara yang merupakan bagian dari pemerintah daerah Khusus Ibukota Jakarta, ternyata pada abad ke-5 justru merupakan pusat pertumbuhan pemerintah kota Jakarta yg tepatnya terletak dimuara sungai Ciliwung di daerah Angke. Saat itu muara Ciliwung merupakan Bandar Pelabuhan Kerajaan Tarumanegara dibawah pimpinan Raja Purnawarman. Betapa penting wilayah Jakarta Utara pada Saat itu dapat dilihat dari perebutan silih berganti antara berbagai pihak, yang peninggalannya sampai kini dapat ditemukan dibeberapa tempat di Jakarta Utara, seperti Kelurahan Tugu, Pasar Ikan dan lain sebagainya.

Investasi di sektor pariwisata dan e-Commerce akan menjadi primadona pada tahun 2018. Diproyeksikan, kedua sektor itu diyakini akan tumbuh lebih tinggi tahun ini menyusul tren positif yang telah ditorehkan pada tahun sebelumnya. Sektor e-Commerce, pertumbuhannya 60% sampai 80% per tahun. Itu baru pertumbuhannya saja. Kemudian pariwisata, investasi ke pariwisata itu pertumbuhannya 35% sampai 45% per tahun. Tahun 2018 akan menjadi momentum yang sangat positif bagi investor untuk menanamkan modalnya di sektor e-Commerce atau perdagangan berbasis jaringan internet di Indonesia. Sektor ini akan menyumbang kontribusi investasi nasional yang cukup besar tahun ini. Untuk sumbangan kontribusi terhadap pertumbuhan cukup besar. Jadi karena pertumbuhan investasi di e-Commerce 60-80% per tahun, meskipun stock (saham)-nya kecil, tapi pertumbuhannya luar biasa. Jadi kontribusi terhadap pertumbuhan sangat besar meskipun stock-nya masih kecil.

Ketua Umum HIPMI Jakarta Utara Fahreza Achmad disela sela acara Rakercab yang diadakan di Hotel Whiz Prime Jakarta, mengatakan “melihat potensi-potensi yang dimiliki oleh Jakarta Utara, banyak yang bisa kita kembangkan menjadi produk unggulan Jakarta Utara. Sektor pariwisata salah satunya. Taman Impian Jaya Ancol, Dunia Fantasi, Museum Fatahillah, Taman Wisata Alam Mangrove dan lain-lain. Sektor pariwisata kalau dikemas dengan menarik apalagi sekarang dunia digital sedang berkembang dengan luar biasa saya yakin akan menjadi produk unggulan di Jakarta khususnya Jakarta Utara”. “Sebagai pengusaha pejuang – pejuang pengusaha yang kental dengan semangat mudanya kita harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun. Terobosan-terobosan baru dengan tidak mengesampingkan profesionalisme merupakan langkah yang perlu diambil sehingga kita mampu bertahan dan menciptakan peluang usaha. Semangat kebersamaan untuk maju bersama perlu kita pupuk dan kita tanamkan pada setiap anggota HIPMI, Karena dengan potensi serta jejaring serta kemauan untuk bermitra seharusnya sudah merupakan peluang usaha bagi masing-masing anggota”.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Rakercab BPC HIPMI Jakarta Utara, Sharon Christina menerangkan “Rakercab kali ini mengambil tema: Peluang Ekonomi Pariwisata Bagi Investor dan Pelaku Digital di Jakarta Utara. Rakercab ini adalah agenda wajib  yang harus dilaksanakan oleh setiap Badan Pengurus Cabang dalam rangka menyusun program kerja tiga tahun kepengurusan”. Sharon juga berharap pada kesempatan Rakercab ini seluruh anggota HIPMI Jakarta Utara dan peserta lainnya menunjukkan partisipasi pemikiran, dukungan, saran dan pandangan dalam menyikapi program kerja kedepan sebagai suatu kesepakatan yang dituangkan dalam Keputusan Rakercab yang merupakan pegangan/pedoman BPC HIPMI Jakarta Utara dalam melaksanakan program kerja kedepan”.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here