Hindari Lowongan Kerja Palsu

0

Mencari pekerjaan memang nggak semudah membalikkan tangan. Jika melihat tawaran pekerjaan yang bergaji tinggi dan sesuai dengan passion, biasanya kita akan tergiur dan tanpa berpikir panjang langsung apply. Padahal, nih, banyak banget kasus jobseeker yang diminta untuk memberikan uang kepada perusahaan saat proses rekrutmen. Berikut ini ada beberapa tip agar kita nggak terjebak lowongan kerja fiktif.

Informasi Lowongan Kerja dan Perusahaan

Pilihlah situs atau aplikasi terpercaya, seperti JobStreet.com, JobSdb.com, atau website resmi perusahaannya. Jika kita mulai tertarik suatu lowongan kerja, cari tahu tentang perusahaan tersebut. Apakah informasinya sangat jelas dari posisi ditawarkan, alamat perusahaan, sampai deskripsi pekerjaannya? Hindari lowongan kerja yang menyajikan informasi yang kurang jelas. Bertanyalah kepada teman jika masih ragu.

Surat Elektronik Resmi

Surat elektronik atau e-mail perusahaan dapat menjadi indikator apakah lowongan pekerjaan dan perusahaan tersebut asli atau nggaknya. Ketika kita menerima panggilan wawancara, pastikan alamat e-mail tersebut menggunakan e-mail perusahaan, bukan e-mail gratisan, seperti gmail atau yahoo.

Menolak Mengeluarkan Uang

Jangan mau jika saat wawancara kita diminta untuk mengeluarkan sejumlah uang agar dapat diterima bekerja karena sudah jelas bahwa perusahaan itu ingin menipu kita. Misalnya, kita diminta uang untuk urusan psikotes dan registrasi. Saat perekrutan, perusahaan yang asli nggak akan memungut biaya sepeser pun kepada calon karyawannya.

åÊ

Hartika Arbiyanti

Foto: Pixabay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here