Fokus Majukan Pendidikan Indonesia, Quipper Hadirkan Konten Anak Berkebutuhan Khusus

0

Sebagai salah satu startup education technology terdepan, QUIPPER berkomitmen untuk terus menghadirkan konten-konten inovatif terkait industri pendidikan tanah air.

Sejalan dengan program pemerintah dalam memajukan ekosistem pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak Indonesia, QUIPPER kembali menghadirkan program sekolah inklusi, seperti yang disampaikan Tri Nuraini selaku Head of PR Quipper Indonesia.

Dilansir dari laman kemdikbud.go.id dari 1.6 juta anak berkebutuhan khusus baru 18% yang mendapatkan layanan pendidikan inklusi. Dari 18% tersebut terdapat 115 ribu anak bersekolah di SLB dan 299 ribu lainnya bersekolah di sekolah reguler pelaksana sekolah inklusi.

“Kami cukup terkejut mengetahui data tersebut dan berpikir apa yang bisa kita lakukan untuk membantu pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Setelah kami telusuri ternyata Quipper bisa mulai berkontribusi melalui sekolah inklusi,” ungkapnya.

Lebih jauh Tri Nuraini menjelaskan, Dalam sekolah inklusi, terdapat seorang seorang shadow teacher atau guru pembimbing yang membantu anak berkebutuhan khusus untuk berinteraksi dalam kegiatan belajar mengajar.

Selain itu guru pembimbing juga membantu adaptasi dan penerimaan anak berkebutuhan khusus terhadap lingkungan dan juga bergaul dengan anak-anak lain yang tidak memiliki kebutuhan khusus.

Sebagai perusahaan edukasi teknologi yang memiliki visi untuk menyebarkan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak di Indonesia, Quipper berharap pendidikan merata dapat dirasakan pula oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Karena memiliki kebutuhan khusus bukan berarti mereka tidak dapat berprestasi di bidang akademis, melainkan harus dibimbing dan diarahkan untuk mencapai potensi terbaiknya, tutup Tri.

Attachments area

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here