Dapat Telepon Modus Penipuan? Lakukan Hal Berikut!

0
Foto: Pixabay

Belakang ini aksi penipuan via telepon dengan berbagai modus mulai marak kembali. Mulai dari modus undian yang sudah lama terjadi sampai yang terakhir marak adalah meminta password untuk Go-Pay. Modus operandi lainnya yang sering digunakan oleh penipu adalah pemberitahuan saudara sakit, saudara ditangkap polisi, sampai meminta nomor PIN ATM.

Tentu saja hal ini sangat mengkhawatirkan. Modus penipuan dari panggilan telepon ini tidak pernah berubah hanya alasannya saja terus berganti, tapi hal ini sebenarnya sangat mudah untuk diketahui. Satu hal yang selalu diingat adalah selalu bersikap waspada bila mendapatkan panggilan dari nomor tak dikenal. Saat hal tersebut terjadi, anda dapat melakukan hal-hal berikut.

Tangkap inti atau isi dari penelpon dengan cepat

Waktu adalah hal yang berharga dalam semua kasus penipuan via telepon. Jadi kamu harus berpikir dan memutuskan dengan cepat. Langsung tangkap inti atau maksud dari si penelpon dengan cepat. Biasanya si penipu akan menawari, memberitahu, atau meminta sesuatu dari kita. Penawaran ini bisa berupa banyak hal mulai dari hadiah dari perusahaan tertentu dan lain halnya. Dalam kasus pemberian hadiah, modus operandi yang sering digunakan adalah dengan meminta kamu membayar pajak hadiah. Jika mengabarkan saudaramu sakit biasanya si penipu akan memintamu mentransfer sejumlah dana ke sebuah rekening. Modus penipuan via telepon yang paling baru adalah meminta kode password dari depostit Go-Pay. Modus penipuan yang juga sering terjadi adalah meminta nomor kartu kredit dan PIN.

Langsung putus sambungan telepon

Ketika kamu sudah menangkap inti dari pembicaraan si penelopon, langsung saja putuskan sambungan telepon. Apalagi kalau kamu sudah sangat yakin kalau penelepon adalah penipu. Jangan biarkan penelepon berbicara terlalu lama. Jika ingin bersikap sopan kamu bisa mengatakan kalau kamu sedang sibuk. Tapi tak ada salahnya untuk langsung menutup panggilan telepon. Kedua cara ini sangat efektif untuk mencegah penelpon membujuk rayu kamu lebih jauh.

Konfirmasi dan laporkan pada pihak yang berwajib atau layanan dari pihak perusahaan yang disebut oleh si penipu

Untuk memastikan, hal tersebut penipuan atau bukan, atau anda telah yakin bahwa anda telah ditipu, dan misalnya penipu mengatasnamakan dirinya dari Perusahaan A, maka setelah kamu menutup telepon dari si penipu, laporkan modus tersebut pada customer service Perusahaan A. Berikan penjelasan detail mengenai cara/modus penipuan beserta nomor telepon penipu tersebut agar pihak dari perusahaan dapat memproses, memblokir, dan mencari pelakunya agar tidak timbul banyak korban.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here