Foto: Pixabay

Melanjutkan pendidikan di PTN terbaik di Indonesia merupakan idaman bagi para lulusan SMA. Segala cara dilakukan untuk dapat diterima kuliah di PTN, dari belajar keras autodidak di rumah sampai belajar di bimbingan belajar dengan tentor yang berkualitas. Soalnya, nih, soal-soal yang diujikan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) lebih sulit jika dibandingkan dengan Ujian Nasional (UN). Belum lagi, saingan kita semakin banyak karena SBMPTN memperbolehkan mengikuti seleksi tersebut selama tiga kali. Ikuti tip di bawah agar kita dapat mengerjakan soal-soal SBMPTN.

Persiapan

Persiapan belajar untuk menghadapi SBMPTN membutuhkan waktu yang nggak sedikit. Jika kita masih duduk di kelas 12 SMA, nggak ada salahnya mulai belajar dari saat ini. soalnya, jika belajar soal SBMPTN setelah UN berakhir, kita sudah terlambat. Ingat, soal SBMPTN lebih sulit dari soal UN. Logikanya, jika soal SBMPTN sudah kita kuasai, soal UN pasti dapat kita lampaui dengan lancar. Usahakan setiap hari kita mengerjakan minimal lima soal masing-masing mata pelajaran yang diujikan pada SBMPTN.

Strategi Jurusan

Jangan menaruh jurusan yang peminatnya tinggi di semua kolom pemilihan jurusan. Soalnya, kalau persiapan SBMPTN-nya biasa-biasa saja, itu namanya kita sama saja ‘bunuh diri’. Hehe. Pilihlah jurusan dan universitas yang kita inginkan di pilihan pertama dan kedua. Selanjutnya, pilihlah jurusan dan universitas yang realistis atau sesuai dengan kemampuan jika kita benar-benar ingin lulus SBMPTN. Misalnya, untuk bidang saintek, pilihan pertama adalah Teknik Perminyakan ITB, pilihan kedua adalah Teknik Kimia UI, dan pilihan ketiga adalah Kimia Undip.

Kenali Kelebihan

Maksudnya adalah kenali mata pelajaran SBMPTN apa yang kita senangi. Sebenarnya, akan lebih baik jika kita menguasai semua jenis soal SBMPTN di semua mata pelajaran. Namun, jika seandainya kita lemah di suatu mata pelajaran tertentu, kita bisa ‘menghajar’ semua soal di mata pelajaran yang kita senangi. Misalnya, jika kita lemah di pelajaran matematika, kita harus ‘menggenjot’ di mata pelajaran lainnya, seperti Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris untuk soal-soal Tes Kemampuan Dasar (TKD) SBMPTN.

Hati-Hati

Ketentuan dalam SBMPTN adalah jika kita menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapatkan poin +4 di setiap soalnya. Sebaliknya, jika menjawab pertanyaan yang salah akan mendapatkan poin -1. Jika ada soal yang nggak dijawab, poinnya adalah 0. Jadi, think it wisely atau berhati-hati dalam menjawab soal-soal SBMPTN. Jangan sampai kita mendapatkan poin minus di suatu mata pelajaran−yang mungkin kita lemah di mata pelajaran tersebut.

Jangan Nervous

Gugup atau nervous akan menyebabkan segala sesuatu yang sudah kita pelajari untuk persiapan SBMPTN akan sia-sia. Persiapkan diri, dokumen dam alat tulis yang harus dibawa, dan jangan terlambat sampai di lokasi ujian untuk menghindari nervous. Tenang adalah kunci dalam mengerjakan soal SBMPTN. Anggap SBMPTN sebagai tes kemampuan diri. Perbanyak senyum dan mengobrol dengan peserta SBMPTN lainnya agar selain kita mendapatkan teman baru, kita menjadi lebih tenang.

Waktu

Musuh utama dalam mengerjakan soal-soal SBMPTN adalah waktu. Soalnya, nih, waktu yang disediakan sangat terbatas. Belum lagi soal-soal yang diujikan bukan soal-soal yang remeh, bahkan kebanyakan adalah soal-soal olimpiade dan dibuat oleh pakar di bidangnya. Usahakan kita mengerjakan satu soal nggak lebih dari satu menit agar kita dapat mengerjakan soal-soal yang belum terjamah.

Kerjakan yang Paling Mudah

Jangan membuang-buang waktu dengan mengerjakan soal yang lebih sulit. Kerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu agar kita dapat menyimpan waktu untuk mengerjakan soal yang lebih sulit. Contohnya, bagi yang lemah mata pelajaran Kimia, kita bisa memulai mengerjakan soal dari mata pelajaran Biologi terlebih dahulu untuk Tes Kemampuan IPA. Untuk sosial, jika kita lemah dengan mata pelajaran Geografi, kita bisa memulainya dari mata pelajaran Sejarah untuk Tes Kemampuan IPS.

Berdoa

Pada akhirnya, hanya Tuhan yang menentukan apakah kita layak untuk lulus SBMPTN atau nggaknya. Perbanyak doa dan sedekah agar hati kita menjadi tenang. Jangan lupa minta doa dan dukungan dari orangtua dan keluarga agar kita dapat menghadapi hasil pengumuman SBMPTN dengan legowo. Ingat, hasil nggak akan mengkhianati usaha yang sudah kita lakukan. Semoga sukses!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here