Bersama Zenius dan Solve Education, Quipper Kampanyekan Pentingnya Majukan Industri EdTech

0

Pertumbuhan industri edtech (education technology) tanah air beberapa waktu belakangan cukup menarik perhatian, bahkan saat ini Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan Edtech tercepat di tingkat Asia. Terbukti efektif meingkatkan kualitas pendidikan, edtech tentunya diharapkan dapat terus berkembang.

Founding Member Quipper dan Country Manager Quipper Indonesia, Takuya Homma menyampaikan, Sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan Edtech tercepat. Saat Quipper masuk ke Indonesia 2015 lalu, belum ada pemain yang menyentuh ranah konten pendidikan berbasis video streaming. Sebagai pionir Edtech di Indonesia, kami justru sangat mendukung perkembangan Edtech yang sangat dinamis dengan hadirnya pemain yang semakin banyak. Kami berharap industri Edtech di Indonesia semakin tumbuh sehat, tepat, dan terarah,” ungkap Takuya Homma.

Lebih lanjut Takuya juga menjelaskan, “Meskipun adopsi teknologi pendidikan di Indonesia masih menjadi tantangan tersendiri, namun Quipper bersama-sama dengan Zenius dan Solve Education! terus berupaya mendukung pertumbuhan ekosistem pendidikan di Indonesia yang lebih baik dan bisa dinikmati setiap orang hingga ke seluruh pelosok Indonesia,” tambahnya.

Menambahkan hal tersebut, Sabda PS selaku Founder Zenius menambahkan, ”Dengan dinamisnya perkembangan dunia saat ini, sangat penting bagi peserta didik Indonesia untuk memiliki keahlian kognitif, kemampuan dasar berpikir yang kuat, agar dapat terus beradaptasi.”

Sabda juga menjelaskan, guna mengakomodir perkembangan industri edtech tanah air, kedepannya, bersama Quipper, Solve Education dan sejumlah edtech lain di tanah air, Zenius akan membentuk asosiasi edtech tanah air. Hal tersebut guna memberikan kualitas sertamemaksimalkanperan edtech bagi dunia pendidikan tanah air.

Sejalan dengan Sabda, Talitha Amalia selaku Director Education and Development Solve Education menambahkan, Melalui riset yang dilakukan oleh Solve Education! ditemukan fakta bahwa gamification merupakan faktor dominan yang berperan penting dalam perbaikan motivasi belajar anak.

”Kami membangun arsitektur mobile educational games untuk membantu para pelajar dan pengajar sekaligus. Arsitektur ini nantinya dapat digunakan oleh berbagai pihak untuk mendesain permainan edukasi mereka menggunakan pendekatan micro learning,” ungkap Talitha.

Solve Education sendirimerupakan  organisasi nirlaba yang mefokuskan diri pada perbaikan motivasi dan cara belajar melalui konten game pendidikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here